Bedah Endoskopi Sinus (FESS)
Operasi sinus minim sayatan untuk sinusitis kronis. Tanpa bekas luka di wajah, pasien bisa pulang hari yang sama.
Apa itu FESS?
FESS (Functional Endoscopic Sinus Surgery) adalah prosedur bedah minim sayatan yang membersihkan sumbatan di dalam rongga sinus secara langsung menggunakan kamera endoskopi. Tidak ada sayatan di wajah. Tidak ada perban luar. Umumnya hanya memerlukan rawat inap 1 malam.
Berbeda dengan operasi sinus konvensional yang membutuhkan sayatan di bawah bibir atau di wajah, FESS dikerjakan seluruhnya melalui lubang hidung — sehingga tidak meninggalkan bekas luka yang terlihat dari luar.
Untuk Siapa FESS Direkomendasikan?
FESS direkomendasikan bagi pasien dengan sinusitis kronis yang:
- Gejala tidak membaik setelah terapi obat optimal selama 3 bulan atau lebih
- Terdapat polip hidung yang menyumbat aliran udara dan drainase sinus
- Ada sumbatan struktural yang tidak dapat diatasi dengan obat
- Sudah mengalami komplikasi seperti infeksi menyebar ke sekitar mata atau tulang
- CT scan menunjukkan penebalan mukosa sinus yang signifikan
Keunggulan FESS Endoskopi
Tanpa Sayatan Wajah
Rawat Inap 1 Malam
Pemulihan 3–5 Hari
Presisi Tinggi
Selesaikan Akar Masalah
Risiko Minimal
Ilustrasi Prosedur
- Prosedur FESS — kamera endoskopi masuk melalui lubang hidung
- Prosedur FESS — kamera endoskopi masuk melalui lubang hidung
Proses Konsultasi hingga Operasi
Setiap pasien wajib melalui konsultasi terlebih dahulu. Pada konsultasi, dr. Guntur akan melakukan pemeriksaan endoskopi hidung langsung, dan jika diperlukan, merekomendasikan CT scan sinus untuk evaluasi lengkap. Setelah diagnosis jelas, barulah rencana tindakan ditentukan bersama.
Pasien tidak perlu khawatir — keputusan operasi tidak terburu-buru. Anda berhak mendapat penjelasan lengkap sebelum memutuskan.
Rawat Inap & One Day Care
Operasi sinus umumnya memerlukan rawat inap 1 malam untuk observasi pasca-operasi. Pada kasus tertentu, pasien dapat pulang di hari yang sama (one day care). Pilihan ini ditentukan setelah konsultasi dan evaluasi pra-operasi.


